بسم الله الر حمن الر حيم
#Kajian_Tauhid
#kesembilan_bersambung
#Rabu, 5 Safar 1439 H
8. Perkara kelapan: macam-macam kufur Kufur akbar yang mengeluarkan dari agama, dan ini ada lima macam, yaitu:
1. Kufur pendustaan
2. Kufur penolakan dan kesombongan diri
3. Kufur keraguan
4. Kufur keberpalingan
5. Kufur nifaq.
Kufur ashghor yang tidak mengeluarkan dari agama, dan ini adalah kufur ni’mat. Dalilnya firman Allah Ta’ala:
وَضَرَبَ اللهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آَمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ، فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللهِ، فَأَذَاقَهَا اللهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِبِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ.
“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datangkepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, lalu (penduduk)nya mengingkari ni’mat-ni’mat Allah, maka Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan disebabkan apa yang mereka perbuat.” [Qs. an-Nahl: 112]
9. Perkara kesembilan: macam-macam nifaq
1. Nifaq akbar (i’tiqodiy), yaitu; menyembunyikan kufr dalam hati dan memperlihatkan iman pada lisan dan anggota tubuh. Jenis-jenisnya ada enam, yang pelakunya termasuk penghuni tingkatan paling bawah dari neraka, yaitu:
1. Mendustakan Rasul
2. Mendustakan sebagian dari apa yang dibawa oleh Rasul
3. Membenci Rasul
4. Membenci sebagian dari apa yang dibawa oleh Rasul
5. Bergembira atas kejatuhan agama Rasul
6. Membenci kemenangan agama Rasul ‘alayhis shalatu wassalam.
2. Nifaq ashghor (‘amaliy). Ini terjadi dengan mengerjakan sesuatu dari perbuatan-perbuatan orang-orang munafiq danbersifat dengan satu sifat dari sifat-sifat mereka, disertai dengan tetap adanya pokok iman. Ia adalah lima macam yang disebutkan oleh Rasulullah shallaAllahu ‘alayhi wa sallam dalam sabda-Nya:
آيَةُ المُنَافِقِ ثَلَاثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ.
“Tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara berbohong, jika berjanji mengingkari dan jika dipercaya berkhianat.”Dan dalam riwayat lain:
إِذَا خَاصَمَ فَجَرَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ
.“Jika bertengkar menyimpang dari kebenaran dan jika membuat perjanjian mengkhianati.” [HR. Muttafaq ‘alaih]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar