Sabtu, 30 September 2017

ENGKAU ADALAH PERMATA YANG PALING INDAH

Sebagaimana Allah menciptakan laki-laki, Allah juga menciptakan wanita. Ciptaan allah yang indah dengan sebaik-baik bentuk penciptaan. Allah berfirman didalam surat At Tin :

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya

baik dari ujung rambut wanita sampai ujung kaki semuanya terlihat indah. Sampai-sampai sangking indahnya wanita adalah fitnah terbesar yang ditakutkan oleh rosulullah atas lelaki. Seperti yang tercantum didalam hadits riwayat usamah bin zaid, bahwasanya rosul bersabda :

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki  selain fitnah wanita ” (HR. Bukhari dan muslim)

Maka hendaknya bagi setiap wanita muslimah untuk menjaga keindahanya karena engkau adalah permata terindah di dunia. Tunjukkanlah pesonamu hanya kepada suamimu dan mereka yang menjadi mahrom bagimu. Allah berfirman didalam kitabNya :

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آَبَائِهِنَّ أَوْ آَبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (31)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur: 30)

Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang wanita muslimah untuk menjaga keindahannya?? Mari simak poin-poin berikut

1. Menutup Aurot

Diwajibkan kepada seluruh wanita muslimah untuk menutup aurot dengan pakaian yang disyariatkan, bukan pakaian yang mengikuti arus zaman. Bukan pakaian yang tipis lagi ketat, bukan pakaian syuhroh (ketenaran), bukan pakaian yang semerbak wewangian bukan pula pakaian yang menyerupai wanita kafir lagi jahil.

Pakaian syari adalah pakaian yang dengannya tidak nampak aurot dan lekuk tubuh indah seorang wanita, pakaian sederhana yang menjaganya dari mata-mata iseng lelaki ajnabi.

Ketika wanita keluar rumahnya hendaknya memakai pakaian sesederhana mungkin. Namun perlu diperhatikan bahwasanya pakaian sederhana bukan berarti pakaian yang kusut dan kumal, tapi pakaian sederhana adalah pakaian yang rapi, tidak mencolok warnanya, dan tidak semerbak wewangian.

2. Menutup wajah dan tangan

Menjadi khilaf antara para ulama akan hukum menutup wajah dan tangan, dan diketahui bahwasanya tidak ada satu sahabatpun yang mewajibkan menutup keduanya, namun menutup wajah dan tangan adalah lebih utama dan lebih mulia bagi wanita.

Ulama empat madzab pun berbeda pendapat dalam hal ini,  ada yang mengatakan bahwasanya wajah bukanlah aurot namun menutupinya adalah sunnah dan menjadi

wajib jika menimbulkan fitnah, adapula yang berpendapat bahwasanya seluruh tubuh adalah aurot termasuk kukunya.

Maka perhatikanlah wahai muslimah, bagian wanita manakah selain wajah yang menjadi pusat perhatian dan memikat seorang ajnabi? Apakah seseorang akan melihat kakinya dulu, atau tanganya? tidak. Wajah adalah satu bagian wanita yang denganya seorang ajnabi akan terpikat akan kecantikannya. Maka tutuplah wajahmu juga tanganmu karena engkau adalah permata terindah di dunia.

3. Berdiam diri dirumah dan tidak safar kecuali dengan mahrom

Allah berfirman dalam surat al ahzab ayat 33 :

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ

"dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias, dan bertingkah-laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu"

Perktaan وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُن maksudnya adalah hendaknya para wanita tetap berada dirumahnya dan jangan keluar kecuali untuk suatu keperluan.

Dan satu hal yang banyak diremehkan oleh banyak wanita muslimah adalah safar tanpa mahrom. Bepergian jauh tanpa seorang mahrom yang membersamainya adalah HARAM. Rosul bersabda :

لاَ تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ

Janganlah wanita safar (bepergian jauh) kecuali bersama dengan mahromnya (HR. Bukhori)

Maka bepergiannya seorang wanita keluar negri untuk bekerja baik itu ke saudi, taiwan, hongkong dan negara lainnya tanpa mahrom adalah HARAM hukumnya. Karena tidak ada udzur bepergian tanpa mahrom kecuali untuk maslahat agama yaitu hijrah ke darul islam. Wallahua'lam bisshowab

[ zaenurulhaq ]

Jumat, 29 September 2017

KALAU SUDAH PUASA DAUD JANGAN MIKIR PUASA SUNNAH LAINYA

بيم الله الر حمن الر حيم

Puasa daud adalah puasa yang terbaik bagi umat islam dan puasa yang paling di cintai Allah Subhanahuwata'ala

Dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ، كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Puasa yang paling dicintai Allah adalah puasa Daud. Beliau sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa.”

(HR. Bukhari 3420, Muslim 1159)

Tidak ada puasa sunnah yang lebih afdhol dari puasa daud, maka apabila seorang muslim melakukan puasa daud dan kemudian menambahnya dengan puasa sunnah yang lain dan menganggapnya hal itu adalah lebih baik dari sekedar puasa daud saja tanpa menambahnya dengan puasa sunnah yang lain maka anggapan itu batil dan bertentangan dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhu pernah menyampaikan kepada Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai keinginanya untuk berpuasa setiap hari. Maka ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar rencana Abdullah bin Amr bin Ash, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan agar melaksanakan puasa 3 hari setiap bulan (puasa yaumul bidh). maka Abdullah bin Amr meminta untuk melakukan puasa lebih dari itu, “Aku mampu untuk mengerjakan yang lebih dari itu.”

Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasehatkan untuk melalsanakan puasa Daud,

صُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا، وَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام، وَهُوَ أَعْدَلُ الصِّيَامِ

“Sehari puasa, sehari tidak puasa. Itulah puasa Daud ‘alaihis salam dan itu puasa paling baik.”

Maka Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini yaitu Abdullah bin Amr bin Ash meminta untuk bisa melaksanakan puasa lebih dari puasa daud , dan mengatakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Aku mampu untuk mengerjakan yang lebih dari itu.”

Dalam hal ini Abdullah bin Amr bin Ash merasa dirinya sanggup melaksanakan puasa daud ditambah ditambah dengan puasa sunnah lainya seperti puasa senin kamis, yaumul bidh, puasa arofah, atau puasa sunnah yang lainya.

Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa  sallam melarangnya

لَا أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ

“Tidak ada yang lebih utama dari pada puasa Daud.” (HR. Bukhari 3418, Muslim 1159).

Dalam riwayat lain, ketika Abdullah bin Amr meminta puasa sunah tambahan,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya, untuk melakukan puasa lebih dari puasa Daud,

فَصُمْ صِيَامَ نَبِيِّ اللهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ،  وَلاَ تَزِدْ عَلَيْهِ

“Lakukan puasa Nabi Daud ‘alaihis salam dan jangan kamu tambah melebihi hal itu.” (HR. Ahmad 6867, Bukhari 1975.)

Apabila seseorang melakukan amalan puasa sunnah daud kemudian ditambahnya dengan puasa sunnah yang lainya maka hal itu justru membuat nilai Afdhol puasa daud nya menjadi hilang dan puasa sunnah yang dilakukan-nya pun menjadi tidak bernilai

Ibn Hazm Rohimahullah mengatakan :

وإذا أخبَر عليه السلام أنه لا أفضل من ذلك فقد صح أن من صام أكثر من ذلك فقد انحطَّ فضلُه ، وإذا انحطَّ فضلُه فقد حبطت تلك الزيادة بلا شك ، وصار عملاً لا أجر له فيه ، بل هو ناقص من أجره ، فصح أنه لا يحلُّ أصلاً

Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengabarkan bahwa tidak ada yang lebih afdhal dibandingkan puasa Daud, maka kesimpulan yang benar bahwa orang yang berpuasa lebih dari puasa Daud, telah menggugurkan nilai afdhalnya. Dan jika menggugurkan nilai afdhalnya, berarti tambahan puasa yang dia lakukan menjadi gugur tanpa ragu lagi. Sehingga menjadi amal yang tidak berpahala. Bahkan ini mengurangi pahalanya. Sehingga puasa semacam ini sama sekali tidak halal. (Al-Muhalla, 4/432).

Maka apabila kita telah di istiqomahkan oleh Allah Subhanahuwata'ala untuk melaksanakan puasa daud maka tidak perlu memikirkan puasa sunnah yang lainya karna hal itu selain dilarang justru akan mengganggu puasa daud kita dan menjadikan tubuh menjadi lemah dan akhirnya malah menjadi sulit untuk melakukan puasa daud lagi. wallahua'lam

Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy

Kamis, 28 September 2017

Nasehat Imam syafi'i kepada muridnya

بسم الله الرحمن الرحيم

NASEHAT IMAM  ASY-SYAFI'IY KEPADA MURIDNYA IMAM AL-MUZANY

🍂 Imam Muzany bercerita, ”Aku menemui Imam Asy-Syafi’iy menjelang wafatnya, lalu aku berkata, ”bagaimana keadaanmu pagi ini , wahai ustadzku?”
Beliau menjawab,

“Pagi ini aku akan melakukan perjalanan meninggalkan dunia, akan berpisah dengan kawan-kawanku, akan meneguk gelas kematian, akan menghadap kepada Allah dan akan menjumpai kejelekan amalanku. Aku tidak tau; apakah diriku berjalan ke syurga sehingga aku memberinya ucapan kegembiraan , atau berjalan ke neraka sehingga aku menghibur kesedihannya.”

🍂 Aku (Al-Muzany) berkata, “Nasihatilah aku”.
Asy-Syafi’iy berpesan kepadaku, “Bertaqwalah kepada Allah, permisalkanlah akhirat dalam hatimu, jadikanlah kematian antara kedua matamu dan jangan lupa engkau akan berdiri di hadapan Allah.

Takutlah kepada Allah ‘Azza wa Jalla, jauhilah apa-apa yang Dia haramkan, laksanakanlah segala yang Dia wajibkan, hendaknya engkau bersama Allah di manapun engkau berada.

Jadikanlah diammu sebagai tafakkur, pembicaraanmu sebagai Dzikir dan pandanganmu sebagai pelajaran. Maafkanlah orang yang mendzolimimu, sambunglah orang yang memutus silaturrahmi kepadamu, berbuat baiklah kepada siapa yang bebuat jelek kepadamu, bersabarlah tehadap segala musibah, berlindunglah kepada Allah dari api neraka dengan ketaqwaan.”

🍂 Aku(Al-Muzany) berkata “Tambahkanlah (nasihatmu) kepadaku.”
Beliau melanjutkan,

“Hendaknya kejujuran adalah lisanmu, menepati janji adalah tiang tonggakmu, rahmat adalah buahmu, kesyukuran sebagai thaharahmu, kebenaran sebagai perniagaanmu, kasih sayang adalah perhiasanmu, kecerdikan adalah daya tangkapmu, ketaatan sebagai mata pencaharianmu, ridha sebagai amanahmu, pemahaman adalah penglihatanmu, rasa harap adalah kesabaranmu, rasa takut sebagai jilbabmu, shadaqoh sebagai pelindungmu dan zakat sebagai bentengmu.

Jadikanlah rasa malu sebagai pemimpinmu, sifat tidak tegesa-gesa sebagai menterimu, tawakkal sebagai baju tamengmu, dunia sebagai penjaramu dan kefakiran sebagai pembaringanmu.

Jadikanlah kebenaran sebagai pemandumu, haji dan jihad sebagai tujuanmu, Al-Qur’an sebagai pembicaramu dengan kejelasan, jadikanlah Allah sebagai penyejukmu. Siapa yang sifatnya seperti ini maka syurga adalah tempat tinggalnya.”

🍂 Kemudian Asy-Syafi’iy mengangkat pandangannya ke arah langit seraya menghadirkan susunan ta’bir. Lalu beliau bersyair:

Kepada-Mu -wahai Ilâh segenap makhluq, wahai pemilik anugerah dan kebaikan-, Kuangkat harapanku, walaupun aku ini seorang yang bergelimang dosa.

Tatkala hati telah membatu dan sempit segala jalanku, kujadikan harapan pengampunan-Mu sebagai tangga bagiku Kurasa dosaku teramatlah besar, namun tatkala dosa-dosa itu
kubandingkan dengan maaf-Mu -wahai Rabb-ku-, ternyata maaf-Mu lebihlah besar

Terus menerus Engkau Maha Pemaaf dosa, dan terus-menerus Engkau memberi derma dan maaf sebagai nikmat dan pemuliaan. Andaikata bukan karena-Mu, tidak seorang pun ahli ibadah yang tersesat oleh iblis
Bagaimana tidak, sedang dia pernah menyesatkan kesayangan-Mu, Adam.

Kalaulah Engkau memaafkan aku, maka Engkau telah memaafkan seorang yang congkak, zholim lagi sewenang-wenang, yang masih terus berbuat dosa. Andai kata Engkau menyiksaku, tidaklah aku berputus asa,
walaupun diriku telah Engkau masukkan ke dalam Jahannam lantaran dosaku. Dosaku sangatlah besar, dahulu dan sekarang, namun maaf-Mu -wahai Maha Pemaaf- lebih tinggi dan lebih besar.”

📚 Sumber : [Tarikh Ibnu Asâkir juz 51 hal. 430-431]

Menceraikan dunia menjemput kehidupan sesungguhnya

Jum'at, 8 Muharom 1439 H

Kehidupan sesungguhnya adalah ketika engkau merasakan kehidupan setelah kematian, dunia adalah tempat singgah untuk beristirahat sejenak meneguk segelas air dan menyiapkan bekal untuk perjalanan panjang

Alangkah merugi manusia, mereka keluar di pagi hari dan pulang di sore hari hanya untuk mengumpulkan harta yang tidak menemaninya di kehidupan setelah kematian dan melupakan kehidupan akhirat yang sedang menunggunya

manusia mengumpulkan pundi pundi harta dan setelah berkumpul ia hanya merasakan sedikit kenikmatan yang sesaat sebelum kematiannya. dan harta yang ia kumpulkan pun tak menemaninya di kehidupan setelah kematian

manusia merasa khawatir dan takut atas prinsip yang ia pegang, setelah ia melunakkan hatinya dan condong kepada kesesatan. maka ia pun menyesal di kemudian hari dan berkata

"aduhai seandainya saja sewaktu di dunia aku melawan ketakutan ku, hari ini murka Allah lebih aku takut i karna aku sewaktu di dunia bersikap lunak dan pengecut"

Simpanlah bekal untuk akhirat dengan infaq membantu Ikhwan Fi dien, harta itulah yang kelak akan menemanimu di kehidupan setelah kematian

Bersabarlah di atas penderitaan dan siksa sejenak karna ia di atas Al Haq, ketahuilah itu hanya sementara, setelah itu kau akan merasakan indahnya kehidupan yang sesungguhnya

Jemputlah kematian dengan Ridho Roob mu, dan engkau akan merasakan indahnya kehidupan yang sesungguhnya

Ketika engkau keluar meninggalkan keluargamu untuk menjemput wajah Allah, maka bidadari sedang membuka tirai dan bersiap menyambut mu

Akan tetapi apabila engkau berbalik ke belakang karna sikap pengecut yang engkau pelihara serta condong kepada bangkai dunia yang fana ini, mereka menangis bersedih

Karna engkau lebih memilih sikap pengecut yang engkau pelihara dan condong kepada bangkai dunia yang fana daripada harus bertemu dengan mereka (para bidadari) dengan naungan cinta Robbul 'Izzatiy

taukah engkau?, seandainya dunia ini lebih berharga dari sebelah sayap nyamuk. maka orang kafir tidak akan diberikan nikmat di dunia ini

Lantas, apa alasan engkau lebih memilih  bangkai dunia yang hina ini daripada Jannah yang dibawahnya mengalir sungai sungai atas Amal Sholeh untuk menjemput kekasihmu yang engkau lakukan sewaktu di dunia

Lantas, apa alasan engkau lebih memilih ke kikiranmu terhadap harta yang tak engkau bawa mati daripada air yang akan engkau minum di telaga Salsabila sebagai karunia Allah yang akan diberikan kepadamu sebagai ganti atas apa yang engkau infaq kan sewaktu di dunia

lantas, apa alasan engkau lebih memilih  kehinaan hidup di dunia dengan sikap pengecut daripada bidadari yang bermata jeli yang akan menemanimu sepanjang kehidupan.?, dan engkau tak akan pernah mati di kehidupan yang sesunghuhnya, sebagai ganti atas apa yang engkau korbankan sewaktu di dunia.

[ Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy ]

Rabu, 27 September 2017

Laporan akhir donasi sewa rumah untuk keluarga mujahid aseer dan syuhada indramayu

#LAZIZ_MU
#Lembaga_Amil_Zakat_Infaq_Shodaqoh_Muwahidin

Laporan total pemasukan Donasi untuk sewa Rumah keluarga Mujahid Aseer dan Syuhada Indramayu

R.A.B.U, 4 Muharrom 1439 H
R.A.B.U, 25 September 2017 M

Senin, 3 Muharrom 1439 H :

1. Hamba Allah
Rp. 200.000,-
2. Hamba Allah
Rp. 300.000,-
3. Hamba Allah
Rp. 100.000,-
4. Hamba Allah
Rp. 200.000,-
5. Hamba Allah
Rp. 100.000,-
6. Hamba Allah
Rp. 1.000.000,-
7. Hamba Allah
Rp. 100.000,-

Selasa, 4 Muharrom 1449 H

1. Hamba Allah
Rp. 500.000,-
2. Hamba Allah
Rp. 100.000,-
2. Hamba Allah
Rp. 100.000

Rabu, 5 Muharrom 1439 H

1. Hamba Allah
Rp. 100.000,-
2. Hamba Allah
Rp. 250.000,-
3. Hamba Allah
Rp. 220.000,-
4. Hamba Allah
Rp. 200.000,-
5 Hamba Allah
Rp. 1.500.000,-
6. Hamba Allah
Rp. 150.000,-
----------------------------------------- +
Total Donasi yang terkumpul
Rp. 5.120.000,-

Sementara Biaya yang dibutuhkan adalah Rp. 4000.000,- Untuk biaya sewa Rumah untuk keluarga Mujahid Aseer dan Syuhada Indramayu

Sisa dari donasi akan dimasukkan infaq baitul mall yang akan di salurkan kepada muwahidin yang membutuhkan yang memprioritaskan mujahid Aseer dan keluarganya

Kami mengucapkan Jadzakumulloh khoiron atas partisipasi Do'a, Donasi, dan penyebaran informasi dari kaum muslimin dalam program Donasi untuk sewa Rumah keluarga Mujahid Aseer dan Syuhada Indramayu

[ Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy ]

Syar'i / Penasehat :
1. Ustadz Abu Yahya As Sajiiy
2. Ustadz Hasan Abu Abdillah Al Hafidz

🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰

📢 AYOO BER INFAQQ UNTUK SEWA RUMAH UNTUK KELUARGA MUJAHID ASEER DAN SYUHADA ❗️❗️

Salurkan Donasi Terbaik Anda melalui :

📠.BRI 3094-01-022658-53-8
📠.BCA 1530288907
A/n : Adib Budi wicaksono

☎️ Konfirmasi :
📟 telegram.me/lazizmu
🌐 www.lazizmuwahidin.id
📲 Sms/telp : 88983603905

Selasa, 26 September 2017

Talbis iblis

Talbis Iblis

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman,

إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Sesungguhnya syaithon adalah benar-benar musuh yang nyata bagi bagi manusia”.
(QS. Yusuf [12] : 5)

Syaikh ‘Abdur Rohman bin Nashir As Sa’diy  Rohimahullah mengatakan,

لَا يَفْتُرُ عَنْهُ لَيْلًا وَلَا نَهَارًا، وَلَا سِرًّا وَلَا جَهَارًا….

“Syaithon tidak akan malas (mengganggu manusia –ed.) walaupun siang, malam, ketika manusia sendirian atau bersama orang lain…….”
(Taisir Karimir Rohman)

Usaha giat syaithon untuk mengoda manusia ini tidaklah terbatas dalam satu hal semata.

Bahkan usahanya untuk menjerumuskan manusia ke neraka beragam macamnya sebagaimana beragamnya karakter dan kedudukan manusia.

Beliau Rohimahullah mengatakan tentang makna talbiis,

التَّلْبِيْسُ إِظْهَارُ البَاطِلِ فِيْ صُوْرَةِ الحَقِّ

“Talbiis adalah menunjukkan/menampakkan kabathilan dalam bentuk kebenaran”.

Inilah salah satu senjata dan perangkap tercanggih syaihon.

Sehingga manusia yang terkena hal ini akan binasa tanpa sadar.

Salah satu bentuk talbiis syaihton kepada manusia adalah panjang angan-angan.

Ibnul Jauziy  Rohimahullah mengatakan,

كم قد خَطَرَ على قلبِ يَهُوْدِيٍّ وَنَصَرَانِيٍّ حُبُّ الإِسْلَامِ فَلَا يَزَالُ إِبْلِيْسُ يُثَبِّطُهُ وَيَقُوْلُ لَا تَعْجَلْ وتَمَهَّل فِيْ النَّظَرِ فَيُسَوَّفُهُ حَتَّى يَمُوْتَ عَلَى كُفْرِهِ. وَكَذَلِكَ يُسَوِّفُ العَاصِيُ بِالتَّوْبَةِ فَيَجْعَلُ لَهُ غَرْضَهُ مِنْ الشَّهْوَاتِ وَيُمَنِّيهِ الْإِنَابَةَ ,كَمَا قَالَ الشَّاعِرُ:

لَا تَعْجَلُ الذَّنْبَ لِمَا تَشْتَهِي … وَتَأَمَّلُ التَّوْبَةَ مَنْ قَابِلِ

وَكَمْ مِنْ عازمٍ عَلَى الجَدِّ سَوَّفَهُ وَكَمْ مِنْ سَاعٍ إِلَى فَضِيْلَةٍ ثَبَّطَهُ

“Betapa sering terbersit di hati seorang Yahudi atau Nashrani kecintaan terhadap Islam.

Namun Iblis senantiasa mengahalang-halanginya dan membisikkan ke hati mereka,

‘Jangan terburu-buru (masuk -ed.) Islam, pikirkan dengan seksama dan matang’.

Sehingga mereka menunda-nundanya hingga maut datang menjemputnya dan mereka mati di atas kekafirannya.

Demikian juga yang terjadi pada pelaku maksiat agar menunda-nunda taubatnya, iblis membuat mereka terhalang dari taubat melalui jalan syahwat sehingga mereka menunda-nunda taubat dan kembali kepada Allah.

seorang penyair berkata:

Jangan segera berbuat dosa karena hawa nafsu….

Sedangkan engkau berangan-angan taubat esok hari……….

Betapa banyak orang yang berazam/bertekad kuat untuk melakukan kebaikan kemudian menunda-nunda kebaikan tersebut !!?

Betapa banyak orang yang berusaha melakukan kemuliaan yang terhalangi (karena menunda-nunda) !!?”

Beliau melanjutkan,

فَلِرُبَّمَا عَزِمَ الفَقِيْهُ عَلَى إِعَادَةِ دَرْسِهِ فَقَالَ اسْتَرِحْ سَاعَةً أَوْ انْتَبَهَ العَابِدُ فِيْ الْلَّيْلِ يُصَلَّي فَقَالَ لَهُ : عَلَيْكَ وَقْتٌ.

وَلَا يَزَالُ يُحِبَّبُ الكَسَلَ وَيُسَوِّفُ الْعَمَلُ وَيُسْنِدُ الْأَمْرُ إَلَى طُوْلِ الْأَمَلِ. فَيَنْبَغِي لِلْحَازِمِ أَنْ يَعْمَلَ عَلَى الْحَزْمِ وَالْحَزْمُ تُدَارِكُ الْوَقْتُ وَتَرَكَ التَّسَوُّفِ وِالِاعْرَاضِ عَنْ الْأَمَلِ فَإِنَّ المُخُوْفَ لَا يُؤْمَنُ وَالفَوَاتَ لاَ يُبْعَثُ.

“Sehingga betapa banyak seorang yang faqih telah berkeinginan kuat untuk mengulangi ilmu/pelajarannya namun iblis menggodanya dengan mengatakan,

‘istirahatlah sejenak (waktu masih panjang –ed.)’.

Atau betapa banyak seorang ahli ibadah yang bangun di malam hari untuk melakukan sholat malam lalu syaihton menggodanya dengan mengatakan,

‘waktu malam masih panjang
(tidurlah lagi -ed.)’

Iblis akan senantiasa menanamkan dan menumbuhkan sikap malas dan menunda-nunda amal serta menyandarkan diri/amal kepada sikap menunda-nunda dan panjang angan-angan.

Maka sudah sepantasnya orang yang bertekad kuat beramal dengan tekad yang ‘membaja’ dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya dan meninggalkan, membuang jauh-jauh sikap menunda-nunda dan menghindarkan diri dari panjang angan-angan.

Karena khawatir dan tidak dapat dijamin waktu, kekuatan tekad dan kesempatan yang sudah berlalu dapat kembalikan”.

source:
Kitab Al Muntaqoo An Nafiis min Talbiis Ibliis li Imam Ibnil Jauziy

🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰🔰

📢 SALURKAN ZAKAT, INFAQ, DAN SHODAQOH TERBAIK ANDA MELALUI LAZIZ MUWAHIDIN ❗️❗️

Salurkan Amal Sholeh terbaik Anda melalui :

📠.BRI 3094-01-022658-53-8
📠.BCA 1530288907
A/n : Adib Budi wicaksono

☎️ Konfirmasi :
📟 telegram.me/lazizmu
🌐 www.lazizmuwahidin.id
📲 Sms/telp : 88983603905

Sabtu, 23 September 2017

AYO BANTU....!!! DONASI UNTUK RUMAH KELUARGA MUJAHID ASEER DAN SYUHADA INDRAMAYU

بسم الله الر حمن الر حيم

AYO BANTU ...!!! DONASI UNTUK RUMAH KELUARGA MUJAHID ASEER DAN SYUHADA INDRAMAYU

3, Muharrom 1439 H
24, September 2017

Rosululloh shollalahu'alaihiwasallam bersabda :

“Barangsiapa menyiapkan keberangkatan seorang Mujahid dalam berjihad di jalan Allah, berarti ia ikut berjihad. Dan barangsiapa menjamin kebutuhan keluarga yang ditinggalkannya dengan baik, berarti ia ikut berjihad.” [HR. Muslim (no. 1895)]

Berawal dari semakin banyaknya penangkapan terhadap Muwahidin di berbagai daerah di Indonesia ini dan banyak diantara keluarga mereka yang membutuhkan bantuan terutama tempat untuk bermukim keluarga Mujahid Aseer dan Syuhada.

Untuk itu kami Lazizmu mengajak para muhsinin dan para aghniya untuk meyisihkan sebagian rizkinya untuk kebutuhan mendesak mereka.

Diantranya yang mendesak adalah kebutuhan biaya sewa sebuah rumah untuk keluarga Mujahid Aseer dan Syuhada di Indramayu sebesar Rp. 4.000.000,- /tahun yang akan dibayarkan tanggal 30 September 20017 M / tanggal 9 Muharam 1439 H.

Kirimkan donasi anda sesuai dengan kemampuan dan kelonggaran anda di :

📠.BRI 3094-01-022658-53-8
📠.BCA 1530288907
A/n : Adib Budi wicaksono

☎️ Konfirmasikan transfer anda di :
📟 telegram.me/lazizmu
📲 Sms/telp : 88983603905

Demikian seruan ini, hanya kepada Allah subhanah kita bertawakal dan kepada Allah subhanah kita berharap.

Atas peran serta para aghniya dan muhsinin untuk memberikan dinasi kami doakan jazakumullah khoiron katsiro.

[ Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy ]

Penasehat / Syar'i Baitul mall :
Ustadz Abu Yahya As Sajiiy
Ustadz Hasan Abu Abdillah Al Hafidz.

🌐 www.lazizmuwahidin.id

STATUS ORANG YANG DUDUK DI MAJLIS KEKAFIRAN DAN MAKSIAT

STATUS ORANG YANG DUDUK DI MAJLIS KEKAFIRAN DAN MAKSIAT

Allah subhanahuwata'ala berfirman:

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ

“Dan sungguh Allah telah menurunkan kekuatan kepada kamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka.” (Qs. An-Nisa’ :140)

Ayat ini menjelaskan bahwa apabila seseorang duduk di majlis kekafiran tanpa dipaksa maka ia menjadi bagian dari mereka dalam arti status mereka telah kafir dan batal keislamannya dikarenakan duduk dan berkumpul di majlis kekafiran tanpa mengingkari nya. akan tetapi apabila majlis itu adalah majlis maksiat maka ia sama hal nya sama dengan mereka dalam hal dosa tanpa menyebabkan keluarnya Islam dari dalam dirinya

Al Qurthubi rahimahullah berkata dalam Tafsirnya :

إنكم  إذا مثلهم : من لم يجتنبهم فقد رضي فعلهم والرضا با لكفر كفر، فكل من جلس في مجلس معصية ولم ينكر عليهم يكون معهم في الوزر سواء، فإن لم يقدر على النكر عليهم فينبغي أن يقوم عنهم حتى لا يكون من أهل هذه الأبة.

“Sesungguhnya kalian bila begitu sama dengan mereka” : (yaitu) barang siapa tidak menjauhi mereka, maka berarti telah MERIDOI perbuatan mereka, sedangkan ridlo dengan kekafiran itu adalah kekafiran. Oleh sebab itu setiap orang yang duduk di majlis maksyiat tanpa mengingkari mereka, maka dia itu sama dengan mereka dalam hal dosa. Bila tidak mempu untuk mengingkari mereka, maka seharusnya dia pergi meninggalkan mereka supaya dia tidak menjadi bagian orang-orang yang dimaksud ayat ini.” (Ahkamul Qur’an : 5/418)

✍ Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy

Sabtu, 02 September 2017

Laporan akhir program Qurban untuk mujahidin tertawan

بسم الله الر حمن الحيم

Laporan akhir program Qurban untuk mujahidin tertawan

Alhamdulillah Dengan mengharap Ridho Allah subhanahuwata'ala telah diterima daging Qurban dari Para Hamba Allah yang menyalukan Qurban nya kepada LazizMu, dan LazizMu telah menyelesaikan penyaluran seluruh hewan Qurban dan telah diterima oleh para Aseer. daging Qurban tersebut di alokasikan ke beberapa sijn di beberapa tempat di indonesia. berikut adalah daftar sijn yang menerima hewan Qurban dari Laziz Muwahidin

1. Sijn Lubuk Linggau - Sumbar, 1 kambing
2. Sijn Majalengka - Jabar, 1 kambing
3. Sijn Polda metro jaya - JKT, 1 kambing
4. Sijn Batu - Nusakambangan, 2,5 kambing
6. Sijn Narkotika - Nusakambangan 1/2 kambing
8. Sijn NTT (beberapa sijn di daerah NTT), 1 kambing

Kami segenap panitia yang bertanggung jawab mengucapkan Jadzakumulloh khoiron atas partisipasi nya dalam Program ibadah Qurban untuk Mujahidin aseer. demikian laporan singkat  kami, mohon maaf atas segala kekurangan wa barokallahufikum

Ketua panitia : Abdurrahman
Humas : Faisal Syauqot

Penasehat Program Qurban :
1. Ustadz Afif Abdul Majid Fakallahu asroh
2. Ustadz Abu yahya As sajiiy Fakallahu asroh
3 Ibnu Qudamah Al Arkhabiliy