Kamis, 19 Oktober 2017

SEPULUH PERKARA DALAM AQIDAH YANG TIDAK BOLEH TIDAK DIKETAHUI OLEH SEORANG MUSLIM DAN WAJIB DIPELAJARI

بسم الله الر حمن الر حيم
#Kajian_Tauhid
#keempat_bersambung
#Jum'at, 30 Muharrom 1439 H

Perkara kelima: pembatal-pembatal Islam

Ada banyak hal-hal yang mengeluarkan seorang muslim dari lingkaran Islam, dan jika dia melanggarnya maka dijatuhkan padanya nama murtad dari agama tauhid. Yang terbesar di antaranya sepuluh, yaitu:

1. Syirik dalam beribadah kepada Allah Ta’ala.

2. Menjadikan antara dirinya dan Allah perantara-perantara yang dia seru, dia mintai syafa’at dan dia jadikan sebagai sandaran (tawakkal).

3. Tidak mengkafirkan orang-orang musyrik, atau meragukan kekafiran mereka, atau membenarkan madzhab mereka.

4. Meyakini bahwa selain petunjuk Nabi shallaAllahu ‘alayhi wa sallam lebih sempurna daripada petunjuk beliau atau bahwa keputusan selain beliau lebih baik daripada keputusan beliau.

5. Membenci sesuatu dari apa yang dibawa oleh Rasululloh shallaAllahu ‘alayhi wa sallam.

6. Mengolok-olok Allah atau Kitab-Nya atau Rasul-Nya.

7. Sihir, di antaranya sharf (memalingkan laki-laki dari istrinya atau sebaliknya, -pent) dan ‘athf (menimbulkan kecintaan laki-laki kepada istrinya atau sebaliknya, -pent).

8. Mendukung kaum musyrikin dan membantu mereka terhadap kaum muslimin.

9. Meyakini bahwa sebagian manusia boleh keluar dari syariat Nabi Muhammad shallaAllahu ‘alayhi wa sallam, sebagaimana Khidhir boleh keluar dari syariat Musa ‘alayhis salam.

10. Berpaling dari agama Alloh ta’ala, tidak mempelajarinya dan tidak mengamalkannya.Dalam seluruh pembatal Islam tersebut tidak ada bedanya antara orang yang bersenda gurau, serius ataupun karena takut, kecuali orang yang terpaksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar